Jangan Bilang 'Thanks Before'! 10 Kesalahan Bahasa Inggris Indolish

Waktu baca: 9 menit

Pernah gak sih lo lagi asyik ngobrol atau chat-an pakai bahasa Inggris, terus tiba-tiba lawan bicara lo yang bule masang komplotan muka bingung? Jujurly, banyak dari kita yang masih sering melakukan kesalahan bahasa Inggris tanpa disadari karena kebiasaan menerjemahkan kalimat dari bahasa Indonesia secara mentah-mentah. Fenomena unik ini sering banget disebut dengan istilah Indolish alias Indonesian-English.

Bahasa Inggris memang sudah menjadi kebutuhan utama bagi Gen-Z dan milenial di Indonesia, baik untuk kebutuhan akademis, kerjaan, atau sekadar gaya-gayaan di media sosial. Tapi, kalau lo masih sering memakai istilah yang salah kaprah, bisa-bisa maksud hati ingin terlihat keren malah jadi bikin salah paham. Menghindari kesalahan bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari sebenarnya tidak sulit asalkan lo tahu letak kekeliruannya.

Artikel ini akan mengupas tuntas sepuluh kesalahan bahasa Inggris yang paling sering diucapkan oleh orang Indonesia beserta koreksi yang benar. Yuk, simak baik-baik biar lo gak canggung lagi saat ngobrol pakai bahasa Inggris dengan rekan kerja atau teman asing lo!

Kenapa Kesalahan Bahasa Inggris 'Indolish' Sering Terjadi?

Banyak dari kita melakukan kesalahan bahasa Inggris karena otak kita secara otomatis berpikir dalam struktur bahasa Indonesia terlebih dahulu sebelum menerjemahkannya ke dalam bahasa Inggris. Hal ini sangat wajar terjadi bagi siapa saja yang sedang dalam proses belajar bahasa Inggris. Di dalam ilmu linguistik, fenomena transfer bahasa ini sering kali menghasilkan struktur baru yang tidak lazim bagi penutur asli (native speakers).

Sebagai contoh, masyarakat Indonesia sangat terbiasa dengan budaya basa-basi dan kesopanan yang tinggi. Saat kita ingin mengucapkan terima kasih atas bantuan yang belum dilakukan, kita biasa mengucapkan "terima kasih sebelumnya". Ketika kalimat ini diterjemahkan kata per kata ke dalam bahasa Inggris, lahirlah istilah "thanks before" yang sebenarnya tidak memiliki makna logis bagi orang luar negeri.

Untuk bisa menguasai percakapan bahasa Inggris yang natural, lo harus mulai membiasakan diri untuk memahami konteks dan frasa yang biasa digunakan oleh native speaker, bukan sekadar menghafal arti kata per kata di kamus. Dengan memahami perbedaan rasa bahasa ini, lo bakal mendapatkan momen "ohhh gitu!" yang bikin skill cas-cis-cus lo makin meningkat drastis.

10 Kesalahan Bahasa Inggris Indolish yang Sering Gak Disadari

Berikut ini adalah sepuluh kesalahan bahasa Inggris bergaya Indolish yang paling populer di kalangan netizen dan anak muda Indonesia. Mari kita bedah satu per satu biar lo gak salah pakai lagi!

1. Thanks Before vs Thanks in Advance

Kesalahan ini berada di peringkat pertama karena hampir semua orang Indonesia pernah memakainya. Kita sering menulis "thanks before" di akhir email atau chat dengan maksud mengapresiasi bantuan orang lain sebelum mereka melakukannya. Padahal, bagi bule, "before" itu menunjuk pada urutan waktu masa lalu, bukan masa depan.

Frasa yang benar dan biasa digunakan secara profesional adalah "thanks in advance" atau cukup gunakan "thank you". Ini adalah cara ngomong Inggris yang jauh lebih natural.

Berikut adalah 5 contoh kalimat yang benar:

  • Please let me know if you can attend the meeting, thanks in advance.
  • Could you please send me the report? Thanks in advance!
  • Thanks in advance for your help with this project.
  • If you can handle this task today, thanks in advance.
  • Thanks in advance for taking the time to read my proposal.

2. Join With Us vs Join Us

Saat membuat poster acara atau mengajak teman nongkrong, kalimat "join with us" sering banget terpampang nyata. Kita berpikir karena dalam bahasa Indonesia artinya "bergabung dengan kami", maka harus ditambahkan kata "with".

Jujurly, kata "join" sendiri sudah merupakan kata kerja transitif yang berarti "bergabung bersama". Jadi, lo sama sekali tidak memerlukan kata "with" setelahnya. Langsung saja sebutkan objeknya.

Berikut adalah 5 contoh kalimat yang benar:

  • We are going to the cinema tonight, would you like to join us?
  • Join our community today to get exclusive benefits!
  • Hey bestie, come and join our table!
  • You should join our English study club this semester.
  • Millions of users have decided to join us on this platform.

3. I Am Agree vs I Agree

Sering dengar orang bilang "I am agree with you" saat rapat atau diskusi kelompok? Ini adalah kesalahan bahasa Inggris yang sangat klasik. Kita menambahkan "am" karena mengira kata "agree" adalah kata sifat (adjective), mirip seperti ketika kita mengucapkan "I am happy".

Faktanya, "agree" adalah kata kerja (verb). Dalam tata bahasa Inggris, subjek tidak boleh langsung bertemu dengan "to be" jika diikuti oleh kata kerja dasar. Jadi, lo cukup bilang "I agree" atau "I disagree".

Berikut adalah 5 contoh kalimat yang benar:

  • I agree with your solution to this problem.
  • She doesn't agree with the new office regulations.
  • We all agree that the price is too high.
  • I completely agree to the terms listed in the contract.
  • They agree to start the project next Monday.

4. I Feel Boring vs I Am Bored

Hati-hati saat menggunakan kata sifat berakhiran "-ing" dan "-ed". Kalau lo bilang "I feel boring", artinya lo merasa diri lo adalah orang yang membosankan bagi orang lain. Padahal maksud lo adalah lo lagi merasa bosan.

Aturan simpelnya: akhiran "-ed" digunakan untuk menyatakan apa yang dirasakan oleh seseorang (bored = bosan), sedangkan akhiran "-ing" digunakan untuk sifat dari sesuatu atau penyebab perasaan itu (boring = membosankan).

Berikut adalah 5 contoh kalimat yang benar:

  • I am so bored because this movie is extremely boring.
  • He felt bored during the long chemistry lecture.
  • Are you bored with your daily routine at the office?
  • We got bored of waiting for the bus for two hours.
  • She always plays video games whenever she feels bored.

5. Borrow vs Lend

Dalam bahasa Indonesia sehari-hari, kita sering menggunakan kata "pinjam" baik saat kita meminjam barang orang lain maupun saat kita memberikan pinjaman. Hal ini membuat kita sering tertukar antara kata "borrow" dan "lend".

Ingat konsep ini: "borrow" artinya lo mengambil atau menerima pinjaman (pinjam), sedangkan "lend" artinya lo memberikan pinjaman kepada orang lain (meminjamkan).

Berikut adalah 5 contoh kalimat yang benar:

  • Can I borrow your laptop for a couple of hours?
  • Could you please lend me your umbrella until tomorrow?
  • He borrowed some money from his bestie to buy coffee.
  • I can lend you my jacket if you feel cold.
  • She forgot to return the book she borrowed from the library.

6. Take Care Your Health vs Take Care of Yourself

Ketika ada teman yang sedang sakit, kita sering mengirim pesan seperti "take care your health". Kalimat ini terdengar seperti terjemahan langsung dari "jaga kesehatanmu".

Secara tata bahasa, frasa "take care" harus selalu diikuti oleh preposisi "of" jika lo ingin menyebutkan objek yang harus dijaga. Alternatif lain yang lebih kasual dan sering dipakai adalah "stay healthy" atau "take care of yourself".

Berikut adalah 5 contoh kalimat yang benar:

  • You look so tired, please take care of your health.
  • Don't forget to take care of yourself during this busy week.
  • Who is going to take care of your cat while you are away?
  • Take care of your mental health by sleeping enough.
  • Please take care of the documents I gave you yesterday.

Perhatian Penting

Menerjemahkan idiom atau frasa kesopanan dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris secara harfiah sering kali memicu kesalahpahaman budaya. Alih-alih menerjemahkan kata per kata, biasakanlah untuk mencari padanan frasa yang digunakan oleh penutur asli dalam situasi yang serupa.

7. I Ever Go There vs I Have Been There

Kata "ever" memang sering diterjemahkan sebagai "pernah" dalam kamus. Akibatnya, banyak orang Indonesia yang membuat kalimat "I ever go to Bali" untuk menceritakan pengalaman mereka.

Dalam tata bahasa Inggris, kata "ever" biasanya hanya digunakan untuk kalimat tanya (misalnya: "Have you ever...?") atau kalimat negatif. Untuk menyatakan bahwa lo pernah melakukan sesuatu di masa lalu, lo wajib menggunakan Present Perfect Tense dengan struktur "have/has + verb 3" atau menggunakan kata "once/before".

Berikut adalah 5 contoh kalimat yang benar:

  • I have been to Bali twice with my family.
  • Have you ever tried eating spicy instant noodles?
  • I have seen that movie before, and it was amazing.
  • She has traveled around the world since she was young.
  • We have met each other at the digital marketing seminar.

8. Thanks God vs Thank God

Pernahkah lo menulis status "Thanks God" di media sosial saat mendapatkan kabar gembira? Walaupun terdengar sepele, penambahan huruf "s" pada kata "thanks" di sini kurang tepat secara tata bahasa.

Frasa yang benar adalah "Thank God" (tanpa huruf s). Mengapa demikian? Karena frasa ini sebenarnya merupakan kependekan dari "I thank God" (Saya berterima kasih kepada Tuhan). Jika lo ingin memakai huruf "s", formatnya harus diubah menjadi "Thanks be to God".

Berikut adalah 5 contoh kalimat yang benar:

  • Thank God you arrived safely at the hotel before the storm.
  • I passed the final exam with an A, thank God!
  • Thank God we did not miss the flight this morning.
  • Our presentation went really well, thank God for that.
  • Thank God she found her lost wallet in the living room.

9. Your Phone Is Active? vs Is Your Phone On?

Ketika kita ingin menanyakan apakah nomor telepon seseorang bisa dihubungi atau tidak, kita cenderung bertanya "Is your phone active?". Kata "active" di sini terdengar sangat aneh bagi penutur asli karena terkesan seperti menanyakan status kontrak kartu SIM lo ke provider telekomunikasi.

Jika lo hanya ingin tahu apakah handphone mereka menyala, lo bisa memakai kata "on". Jika ingin menanyakan nomor yang bisa dihubungi, bertanyalah apakah nomor tersebut adalah nomor kontak utama mereka.

Berikut adalah 5 contoh kalimat yang benar:

  • Is your phone on? I tried to call you three times.
  • Is this your current phone number that I can reach?
  • I could not contact him because his phone was off.
  • Is your mobile number still reachable through WhatsApp?
  • Please keep your phone turned on for the delivery updates.

10. No What-What vs No Problem

Kesalahan terakhir ini biasanya berawal dari candaan atau meme di media sosial yang akhirnya terbawa ke kehidupan nyata secara tidak sengaja. Menerjemahkan "gak apa-apa" menjadi "no what-what" adalah kesalahan fatal yang literal bin kocak.

Dalam percakapan bahasa Inggris yang asli, tidak ada frasa semacam itu. Untuk menyatakan bahwa segalanya baik-baik saja atau tidak ada masalah, gunakanlah frasa seperti "no problem", "no worries", atau "it's okay".

Berikut adalah 5 contoh kalimat yang benar:

  • No problem, we can always reschedule our hangout session.
  • It's okay, you don't have to apologize for the late response.
  • No worries, I already fixed the error in the document.
  • Don't worry about the broken glass, it was an accident.
  • Never mind, we will find another way to solve this.

Info Tambahan: Belajar bahasa Inggris tidak melulu soal teori grammar yang kaku. Hal terpenting adalah berani mencoba berbicara. Namun, dengan mengurangi kebiasaan menerjemahkan secara harfiah (Indolish), kemampuan komunikasi lo akan terlihat jauh lebih profesional dan natural di mata dunia kerja internasional.

Tabel Perbandingan Indolish vs Bahasa Inggris yang Benar

Biar lo makin gampang mengingat semua materi di atas dan gak tertukar lagi saat mengobrol, berikut adalah rangkuman singkat perbandingan kesalahan bahasa Inggris umum vs ekspresi benarnya yang bisa langsung lo screenshoot!

Ungkapan Indolish (Salah) Bahasa Inggris yang Benar (Benar) Arti / Konteks Terjemahan
Thanks before Thanks in advance / Thank you Terima kasih sebelumnya
Join with us Join us Bergabung dengan kami
I am agree I agree Saya setuju
I feel boring I am bored / I feel bored Saya merasa bosan
Take care your health Take care of your health / Stay healthy Jaga kesehatanmu
I ever go to... I have been to... / I have visited... Saya pernah pergi ke...
Thanks God Thank God Alhamdulillah / Puji Tuhan
No what-what No problem / No worries / It's okay Tidak apa-apa / Gak masalah

Latihan Soal

Yuk, tes sejauh mana lo memahami materi tentang kesalahan bahasa Inggris di atas! Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang paling tepat:

  1. Can you please proofread my essay? _____ (Terima kasih sebelumnya)
  2. Hey, we are going to grab some boba. Come _____! (Gabung dengan kami)
  3. I _____ with your brilliant idea. (Saya setuju)
  4. This lecture is so long, I am so _____. (Saya bosan)
  5. Please _____ of yourself while traveling. (Jaga dirimu baik-baik)
  1. Thanks in advance — Hindari penggunaan "thanks before" karena terdengar aneh secara logika bahasa Inggris.
  2. join us — Tidak memerlukan kata "with" setelah kata kerja "join".
  3. agree — Jangan tambahkan to be "am" sebelum kata kerja "agree".
  4. bored — Gunakan akhiran "-ed" untuk menyatakan perasaan bosan yang dirasakan subjek.
  5. take care — Harus diikuti preposisi "of" sebelum objek "yourself".

Kesimpulan

Melakukan kesalahan bahasa Inggris adalah hal yang sangat wajar dalam proses belajar. Namun, setelah membaca artikel ini, lo diharapkan bisa melangkah lebih jauh dari sekadar menerjemahkan kata demi kata secara literal atau melakukan kebiasaan Indolish. Dengan melatih cara ngomong Inggris yang alami, rasa percaya diri lo saat berbicara dengan orang asing pasti akan meningkat pesat.

Kunci utama untuk menghindari kesalahan bahasa Inggris adalah dengan terus berlatih, mendengarkan podcast, menonton film tanpa subtitle bahasa Indonesia, dan mempraktikkannya langsung bersama teman-teman seperjuangan lo. Jangan pernah takut salah, karena dari kesalahan itulah kita bisa belajar menjadi lebih baik.

Bagaimana menurut lo? Kesalahan mana yang paling sering lo lakukan tanpa sengaja selama ini? Yuk, share pengalaman unik lo di kolom komentar dan bagikan artikel ini ke bestie lo yang masih suka bilang "thanks before"!

Posting Komentar

Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.